#rumpiinwong EPISODE 1 – Bully Membawaku Sukses

“Bukan tentang satu orang aja yang pengen bikin cerita bagus, tapi tentang satu tim yang pengen bikin cerita yang lebih bermakna”

Diva Apresya – Story Teller

Ini bukan persoalan pembuktian kepada khalayak mengenai sosok yang selalu menjadi korban body shamming sejak SD, tetapi lebih kepada menerima, mencintai dan menjadi bermakna melalui diri ini, dengan segala kelebihannya yang sudah Tuhan berikan. Diva kerap kali menjadi korban bully teman-temannya di sekolah dan mentertawakan tubuhnya yang lebih besar dari teman seusianya.

Pernah berimimpi buat jadi actress ketika SMA dan mendapat tanggapan kurang menyenangkan dari sebagian orang termasuk ibu sendiri, tidak membuat Diva Apresya murung dan putus asa. “Mereka khawatir kalau gw hanya jadi lelucon di industri entertaiment karena tubuh gw yang subur” ungkapnya ramah. Sejak itulah, mimpi menjadi actress pun terpendam. Namun, awal 2019, mimpinya menjadi actress pun sedikit terwujud berkat penampilannya dalam film layar lebar Keluarga Cemara dan berhasil bermain dalam satu scene yang cukup panjanggg.

“Herannya, mereka memuji akting gw dan gak mempermasalahkan bentuk tubuh gw di layar”. Diva mampu membuktikan jika ketakutan dia selama ini tidak terbukti. “Gw takut orag-orang akan menertawakan atau bahkan kembali membully gw yang tampil di film itu”. Pencapaian terbesarnya saat ini adalah berhasil mengatasi ketakutan. Ketakutan yang membuat dirinya tidak percaya diri, “And now, i’m willing to try acting again”.

Bekerja di salah satu perusahaan pengembang cerita dan bertemu tim konten yang handal, membuat bakat menulis Diva semakin terasah. “Ini cita-cita gw sejak kuliah!”. Meski lelah dan jenuh kerap kali mneghampirinya, terlebih harus menghadapi klien yang perfectionist. Bekerja di dunia kreatif memiliki tantangannya sendiri, salah satunya harus jaga ego dan mood. “Idealisme pasti ada dari masing-masing orang, tinggal gimana caranya aja kita mengolah, toh pada akhirnya ini bukan tentang satu orang aja yang pengen bikin cerita bagus, tapi tentang satu tim yang pengen bikin cerita yang lebih bermakna .”

Perlunya inspirasi tambahan membuat diva melakukan “me time” untuk merelaksasi pikiran yang penat karena deadline pekerjaan. “Gw bikin @ceritangemilsore di sela-sela bekerja di kantor”. @ceritangemilsore adalah cerita bergambar yang terinspirasi dari pengalaman pribadi, seperti kisah bersama bapak dan ibunya, body shaming, self acceptance dan pengalaman menarik lainnya yang Diva tumpahkan melalui goresan lukisannya yang penuh warna dengan konten yang menarik dan selalu ditunggu pembaca (termasuk sayaa).

“Gw gak takut gak ada yang baca, gw gak perlu mikirin klien, gw gak peduli apakah akan jadi trending. karena gw adalah klien bagi diri gw sendiri”

Hal yang paling membahagiakan adalah ketika karyanya bisa diterima banyak orang bahkan banyak yang memberikan tanggapan positif. “Pembaca gw membuat gw sadar bahwa gw gak sendiri. Mereka pun pernah ada di posisi gw. mungkin di waktu yang akan datang, ada sesuatu yang bisa dilakukan bersama”

Diva teringat kepada satu sosok yang memberikan pengaruh besar untuk dirinya yaitu ibunya, sang kritikus terpedas sekaligus pendukung terdepan buat dirinya. Meski banyak perbedaan prinsip, namun ada satu value yang ibunya ajarkan kepada dirinya yaitu menjadi perempuan mandiri, kuat, bisa diandalkan tanpa mengintimidasi orang lain. dan tentu, diri gw sendiri yang harus gw cintai.

Masih banyak mimpi Diva yang belum terwujud, salah satunya keliling duniaa sampai ke tempat terpencil yang gak orang datangi sekalipun. Banyak yang ingin ia pelajari, banyak yang ingin dia temui dan banyak yang ingin dia bagi untuk banyak orang. “@ceritangemilsore adalah bukti bahwa orang yang dulu pernah dibully mampu menjadi orang hebat yang justru merangkul orang-orang yang terbully”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s